KKPMP Silaturahmi ke lapas Serang Kota guna menyampaikan aduan masyarakat serta harapan kedepannya ( 08/04/2026 )
Penyampaian delik aduan masyarakat ini murni datangnya dari masyarakat , pihak KKPMP hanya menyampaikan keluhan terhadap permasalahan yang sedang dialaminya.
“Ya pihak KKPMP yang diwakili Jajat Sudrajat, Iyo Bogi dan Robani meminta bantuan pada kami untuk menindaklanjuti kasus ini, khususnya dugaan keterlibatan warga binaan, maka dari itu langkah awal yang kami lakukan adalah memfasilitasi silaturohmi serta mediasi” kata Iko ketua lapas kota serang didampingi Darmono selaku humas lapas.
Setelah itu, kami melanjutkan dengan proses investigasi dan pemeriksaan. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa yang bersangkutan sudah dapat kami kendalikan.
Jadi, bukan semata-mata karena adanya aduan masyarakat saja, tetapi lebih kepada peran organisasi kemasyarakatan sebagai jembatan antara masyarakat dengan pihak terkait. Aduan tersebut tetap menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
Pada prinsipnya, kami mengedepankan silaturahmi dan sinergi sebagai mitra. Kebetulan saya juga masih baru di sini, dan rekan-rekan dari KKPMP juga baru pertama kali berkunjung, sehingga sekaligus menjadi ajang perkenalan.
Harapan kami
Ke depannya, Lapas berkomitmen untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi. Saat ini, kami sedang berupaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB. Penilaian direncanakan berlangsung sekitar bulan Juni tahun ini.
Dengan diraihnya predikat tersebut, diharapkan tidak ada lagi praktik gratifikasi maupun pungutan liar dalam pelayanan kepada masyarakat, baik bagi keluarga warga binaan maupun warga binaan itu sendiri.
Seluruh pelayanan akan diberikan secara gratis, tanpa adanya biaya tambahan atau pungutan dalam bentuk apa pun. Selain itu, tidak ada lagi praktik penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan tertentu.
“Jika predikat WBK berhasil diraih, hal ini juga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petugas melalui insentif yang diberikan. ( Sus )












