Kota Serang, Suara-Rakyat.id Proyek pekerjaan jalan berupa tambal sulam yang terletak di jalan Banten lama – Pontang, tepatnya di wilayah Kelurahan Margaluyu Kecamatan Kasemen, kembali menjadi sorotan publik dan bahkan sudah dikeluhkan warga. Kuat dugaan, proyek tambal sulam tersebut terkesan dikerjakan asal jadi atau tidak berkualitas. Senin (26-1-2026)
Pasalnya, baru beberapa minggu lalu proyek tambal sulam itu dikerjakan, namun hasilnya tampak tidak memuaskan karena permukaan jalan yang baru diperbaiki telah bergelombang dan terlihat amblas meski baru saja diperbaiki. Tentu hal ini dapat menjadi pertanyaan publik dan warga sekitar.
Menurut salah satu keterangan aktivis dari DPK KARABEN-RI Kota Serang Rasidi, yang kerap disapa Bombo menuturkan, bahwa dirinya menilai proyek tambal sulam di jalan Lintas banten lama – sawah luhur pontang tersebut dalam pelaksanaan pengerjanya asal-asalan, jika dibandingkan dengan pengerjaan jalan yang telah dikerjakan pada sebelumnya.
“Dalam hal ini pihak PUPR Provinsi dianggap sudah asal asalan dalam pengerjaan nya, bahkan Saya rasa hasil kerjaan ini pasti tidak tahan lama, malahan akan tambah hancur”. Cetus Bombom, dalam keterangan nya kepada media.
Tidak Sampai 1 Bulan Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Provinsi Banten Kembali Rusak

Bombom juga kembali menuturkan, maka dalam hal tersebut dirinya berharap kepada pemerintah yakni dinas terkait, untuk segera memperbaiki kembali proyek tambal sulam yang baru dikerjakan namun saat ini sudah rusak kembali, dan ini hal yang dianggap sudah merugikan masyarakat sekaligus pengguna jalan.
“Kami dari pengurus Karaben-Ri Kota Serang yang merupakan sebagian pungsi kontrol akan terus mengawal pelaksanaan pekerjaan ini. Bahkan dari hasil investigasi yang kami lakukan ke lokasi pekerjaan proyek tambal sulam oleh pihak PUPR Provinsi, pelaksanaan nya dianggap tidak sesuai ketentuan”, bahkan jalan yang sebelumnya berlubang diduga tidak dilakukan nya terlebih dulu sebuah pemecingan, penyemprotan tanah yang masih melekat di aspal, dan juga matrial split guna pengeras dasar tidak sesuai peruntukan. Untuk itu kami juga akan adukan ke APH atas adanya indikasi dugaan korupsi oleh pihak DPUPR Provinsi Banten, papar Bombom.
Sementara berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, proyek tambal sulam di jalan Lintas Banten lama – Sawahluhur Pontang disekitar perlintasan palang pintu kereta api Margaluyu memang benar-benar terlihat rusak kembali dan jalan tersebut kembali amblas.
Bahkan bukan hanya itu, tapi proyek tambal sulam tersebut juga terlihat kropos dan diduga minim nya kualitas aspal. Dengan adanya hal dimaksud, pastinya lebih menguatkan dugaan jika salah satu proyek tambal sulam yang dikerjakan DPUPR Provinsi Banten di sekitar wilayah Kasemen Kota Serang, asal jadi atau tidak berkualitas.
Untuk diketahui bersama, bahwa berdasarkan terbitnya berita ini pihak DPUPR melalui Kepala Dinas, saat di konfirmasi tidak memberikan tanggapan atau jawaban apapun. ( Red )












