Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan ini diwujudkan melalui optimalisasi kapasitas angkutan, peningkatan layanan stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan petugas operasional dan pengamanan, hingga penguatan layanan kesehatan serta antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dari aspek kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung saat ini mengoperasikan 24 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh reguler setiap harinya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 12.992 tempat duduk per hari, dengan total keseluruhan sebanyak 285.824 tempat duduk yang dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka sejak 25 Januari 2026. Hingga 9 Februari 2026, atau selama 16 hari masa penjualan, tercatat sebanyak 71.286 tiket telah dimiliki oleh pelanggan yang akan bepergian dengan kereta api. Tingginya minat masyarakat tercermin dari beberapa KA dengan tingkat okupansi di atas 100 persen, antara lain KA Kahuripan dengan okupansi 176 persen serta KA Kutojaya Selatan dengan okupansi 126 persen, yang menjadi KA dengan penjualan tertinggi hingga saat ini. Meskipun demikian masih terdapat sejumlah tiket lainnya untuk keberangkatan dari daop 2 bandung.
Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan di stasiun, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas layanan. Tercatat sebanyak 8 stasiun melayani loket KA Jarak Jauh, 5 stasiun menyediakan loket pembatalan, serta 3 stasiun dilengkapi layanan pelanggan (Customer Service). Selain itu, 21 stasiun telah menyediakan fasilitas Check-In Counter, 2 stasiun dilengkapi teknologi Face Recognition, serta 3 stasiun melayani loket KA Lokal, yaitu Stasiun Cipatat, Cianjur, dan Cibeber.
Kesiapan sarana perkeretaapian juga menjadi fokus utama. KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 30 armada lokomotif, serta 275 armada kereta dalam kondisi siap operasi. Seluruh sarana tersebut telah melalui pemeriksaan dan perawatan secara berkala guna memastikan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan KA, KAI Daop 2 Bandung melakukan penambahan petugas operasional di lapangan. Sebanyak 151 petugas Jalan Rel ekstra disiagakan, yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Jalur, Petugas Penjaga Perlintasan, serta Petugas Penjagaan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Di sisi pengamanan, KAI juga menyiapkan 778 personel, yang terdiri dari personel Polsus dan Security, personel kewilayahan rutin, serta personel pengamanan eksternal dari unsur TNI dan instansi terkait.
Mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung telah memetakan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang memiliki potensi resiko rawan tanah bergerak, longsor, banjir, serta jembatan rawan. Sebagai langkah mitigasi, KAI menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan di sejumlah titik strategis, yaitu di Stasiun Cibungur, Stasiun Purwakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Cibatu, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar.
Selain layanan utama, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Terdapat 14 petugas Customer Service Mobile yang disiagakan di Stasiun Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya. KAI juga menyiapkan 12 posko kesehatan di stasiun yang didukung oleh dokter umum, paramedis, serta kerja sama dengan rumah sakit terdekat di sepanjang lintas Daop 2 Bandung.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan layanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan ambulance yang standby di Stasiun Bandung, kursi roda, tandu, AED, tabung oksigen, serta ruang menyusui yang tersebar di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh persiapan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada pelanggan untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran sejak dini dan memanfaatkan layanan resmi KAI. Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung siap melayani perjalanan mudik Lebaran 2026 secara aman, nyaman, dan selamat,” ujar Kuswardojo.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES








